Pakaian adat

Standar

PAKAIAN ADAT

Pakaian adat yogyakarta,

Pakaian adat Yogyakarta yang di gunakan pada saat acara pernikahan, saat ini mengalami perkembangan mengikuti trend busana masa kini. Yang di hasilkan oleh tangan-tangan ahli para perancang busana

MAKANAN KHAS

GUDEG JOGJA

Gudeg adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.

Ada berbagai varian gudeg, antara lain:
• Gudeg kering, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh kental, jauh lebih kental daripada santan pada masakan padang.
• Gudeg basah, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh encer.
• Gudeg Solo, yaitu gudeg yang arehnya berwarna putih.

Disetiap sudut kota Jogja pasti ada yang jual makanan ini. Biasanya dijajakan pagi-pagi sekali antara jam 5-8 pagi ato tengah malam 10malam-4 pagi. beberapa tempat yang banyak menjual gudeg yaitu sepanjang jalan Affandi (Gejayan) (pagi dan malam), jalan urip sumoharjo (malam), jln solo (malam), pasar kranggan (pagi dan malam), dan banyak lagi. di daerah wijilan (sblh timur

TARIAN ADAT

1. Tari tarian Daerah Istimewa Aceh

Tari Seudati, berasal dari Arab dengan latar belakang agama Islam. Sebuah tarian dinamis penuh keseimbangan dengan suasana keagamaan. Tarian ini sangat disenangi dan terkenal di daerah Aceh.

Tari Saman Meuseukat, di lakukan dalam posisi duduk berbanjar dengan irama yang dinamis. Suatu tari dengan syair penuh ajaran kebajikan, terutama ajaran agama Islam.

2. Tari-tarian Daerah Bali

Tari legong, merupakan tarian yang berlatar belakang kisah cuinta Raja dari lasem. Diterikan secara dinamis dan memikat hati.

Tari Kecak, sebuah tari berdasarkan cerita dan Kitab Ramayana yang mengisahken tentang bala tentara monyet dari Hanuman dari Sugriwa

Senjata Tradisional Jawa Timur

Foto diatas adalah Keris yang merupakan senjata tradisional ala Jawa Timur. Keris di suku Jawa Timur di gunakan untuk mempertahankan diri dan sebagai alat kebesaran di lingkungan raja. Jadi Keris ini bukan saja kebanggaan dari masyarakat Jawa Timur tapi Keris merupakan Senjata yang terkenal di negara Indonesia karena Keris ini sudah ada sejak lama dahulu kala. Selain Keris banyak juga terdapat senjata khas dari kebudayaan Jawa Timur seperti contonya Celurit yang berasal dari Madura Jawa Timur.

Mandau, Senjata Tradisional Orang Dayak di Kalimantan

Pengantar

Kalimantan adalah salah satu dari 5 pulau besar yang ada di Indonesia. Sebenarnya pulau ini tidak hanya merupakan “daerah asal” orang Dayak semata karena di sana ada orang Banjar (Kalimantan Selatan) dan orang Melayu. Dan, di kalangan orang Dayak sendiri satu dengan lainnya menumbuh-kembangkan kebudayaan tersendiri. Dengan perkataan lain, kebudayaan yang ditumbuh-kembangkan oleh Dayak-Iban tidak sama persis dengan kebudayaan yang ditumbuh-kembangkan Dayak-Punan dan seterusnya. Namun demikian, satu dengan lainnya mengenal atau memiliki senjata khas Dayak yang disebut sebagai mandau. Dalam kehidupan sehari-hari senjata ini tidak lepas dari pemiliknya. Artinya, kemanapun ia pergi mandau selalu dibawanya karena mandau juga berfungsi sebagai simbol seseorang (kehormatan dan jatidiri). Sebagai catatan, dahulu mandau dianggap memiliki unsur magis dan hanya digunakan dalam acara ritual tertentu seperti: perang, pengayauan, perlengkapan tarian adat, dan perlengkapan upacara.

Mandau dipercayai memiliki tingkat-tingkat kampuhan atau kesaktian. Kekuatan saktinya itu tidak hanya diperoleh dari proses pembuatannya yang melalui ritual-ritual tertentu, tetapi juga dalam tradisi pengayauan (pemenggalan kepala lawan). Ketika itu (sebelum abad ke-20) semakin banyak orang yang berhasil di-kayau, maka mandau yang digunakannya semakin sakti. Biasanya sebagian rambutnya sebagian digunakan untuk menghias gagangnya. Mereka percaya bahwa orang yang mati karena di-kayau, maka rohnya akan mendiami mandau sehingga mandau tersebut menjadi sakti. Namun, saat ini fungsi mandau sudah berubah, yaitu sebagai benda seni dan budaya, cinderamata, barang koleksi serta senjata untuk berburu, memangkas semak belukar dan bertani

Rumah Adat Jawa Timur (Joglo)

Ini merupakan rumah joglo yang merupakan salah satu rumah adat Jawa Timur. bentuk bangunan Jawa Timur seperti di Ngawi, Madiun, Magetan, dan Ponorogo  umumnya mirip dengan bentuk bangunan Jawa Tengah Surakarta. Bangunan ini sudah ada sejak lama pada masa era kolonial seperti informasi yang tercatat saat pengambilan gambar (TMII).

Masing-masing rumah adat yang ada di Indonesia memiliki ciri-ciri tersendiri seperti pada gambar di atas dimana rumah adat Jawa Timur memiliki ciri-ciri bangunan berbentuk persegi panjang. Rumah Joglo mempunyai 16 buah tiang atau kolom sebagai penopang konstruksi atap yang terdiri dari 4 buah “saka guru” dengan masing masing tiang berukuran (15cm x 15cm) dan 12 buah tiang emper masing-masing berukuran (11cm x 11cm), serta mempunyai 5 buah “Blandar Tumpang Sari” lengkap dengan “kendhit”atau “koloran” yang berfungsi sebagai balok penyiku konstruksi utama bangunan tersebut. Keseluruhan bangunan asli menggunakan material struktur kayu jati dan mempunyai ukuran 8,4 m x 7,6 m.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

The Descriptive Tacht about the Moon

Moon is the earth’s satellite which we often see in the night. The Moon is the one place in our solar system where humans have visited. For the firs time on July 20, 1969, astronauts Neil Armstrong and Edwin Aldrin landed the Lunar Module of Apollo 11 on the surface of the Moon. Neil Armstrong was the first man to walk on the Moon. However do you know what descriptive facts about the Moon are?

The moon rises in the east and sets in the west. It moves toward the east in our sky by about 12 degrees each day. The Moon is about 384,400 kilometers from Earth. The Moon has a diameter of 2,000 miles which is like to 3,476 kilometers.

The surface of the Moon has many things, such as craters, lava plains, mountains, and valleys. Scientists believe the craters were formed around 3.5 to 4.5 billion years ago by meteors hitting the moon’s surface. The Moon does not have atmosphere, wind and weather that is why the footprints left there on the Moon by the Apollo astronauts will remain there for millions of years.

The Moon is not a light source. It mean that Moon does not make its own light. It reflects light from the sun. All of us can can see the Moon especially in the night because light from the Sun bounces off it back to the Earth. If the Sun wasn’t there, we can not see the Moon.

The moon influences many of the tides in the oceans. This is because of the gravity force between the Earth and Moon. At full Moon and new Moon, the Sun, Earth and Moon are lined up, producing the higher than normal tides. When the Moon is at first or last quarter, it forms smaller neap tides.

 

 

 

 

TERJEMAHAN

Para Deskriptif Fakta tentang Bulan

Bulan adalah satelit bumi yang sering kita lihat di malam hari. Bulan adalah satu tempat di tata surya kita di mana manusia telah dikunjungi. Untuk kali I. pada 20 Juli 1969, astronot Neil Armstrong dan Edwin Aldrin mendarat Lunar Module Apollo 11 di permukaan Bulan. Neil Amstrong adalah manusia pertama yang berjalan di Bulan. Namun apakah Anda tahu apa fakta deskriptif tentang bulan adalah?

Bulan terbit di timur dan tenggelam di barat. Ia bergerak ke arah timur di langit kita sekitar 12 derajat setiap hari. Bulan adalah sekitar 384.400 kilometer dari Bumi. Bulan memiliki diameter 2.000 mil yang ingin 3.476 kilometer.

Permukaan Bulan memiliki banyak hal, seperti kawah, dataran lava, gunung, dan lembah. Para ilmuwan percaya bahwa kawah terbentuk sekitar 3,5-4500000000 tahun yang lalu oleh meteor memukul permukaan bulan. Bulan tidak memiliki atmosfer, angin dan cuaca yang mengapa jejak kaki kiri ada di Bulan oleh astronot Apollo akan tetap ada selama jutaan tahun.

Bulan adalah bukan sumber cahaya. Ini berarti bulan yang tidak membuat cahaya sendiri. Hal ini mencerminkan cahaya dari matahari. Semua dari kita bisa dapat melihat Bulan terutama di malam hari karena cahaya dari Matahari memantul kembali ke bumi. Jika Matahari tidak ada di sana, kita tidak dapat melihat Bulan.

Bulan banyak pengaruh dari arus di lautan. Hal ini karena gaya gravitasi antara Bumi dan Bulan. Pada bulan purnama dan bulan baru, Matahari, Bumi dan Bulan yang berbaris, menghasilkan lebih tinggi dari pasang biasa. Saat Bulan berada pada kuartal pertama atau terakhir, membentuk pasang perbani kecil.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAJIAN TEORI PENDIRIAN USAHA

1 Prosedur Pengurusan Izin Usaha

Perizinan asaha dalah alat/ instumen untuk membina, mengarahkan, mengawasi, dan menerbitkan penerbitan usaha. Mengenai persiapan pendirian usaha berdasarkan proposal usaha ada 6 hal yang perlu dipersiapkan dalam mempersiapkan pendirian usaha, yaitu pengurusan izin usaha, penentuan tempat/ lokasi usaha., pengadaan fasilitas produksi dan bahan baku produksi, perekrutan dan penepatan SDM (Sumber Daya Manusia), dan persiapan administrasi usaha.

  1. A. PROSEDUR PENGURUSAN IZIN USAHA

Prosedur atau langkah-langkah dalam mendirikan usaha berbadan hokum, antara lain embuat SITU (Surat Izin Tempat Usaha) dan HO (Surat Izin Gangguan), membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), membuat NPWP (Nomor Induk Wajib Pajak), embuat TDP (Tanda Paftar Perusahaan), membuat nomor rekening bank atas nama perusahaa, membat AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).

  1. Membuat Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Gangguan (HO)

Surat Izin Tempat Usaha (SITU) merupakan pemberian izin tempat usaha yang kepada seseorang atau badan usaha yang tidak menimbulkan gangguan atau kerusakan lingkungan di lokasi tertentu. Sedangkan Surat Izin Gangguan (HO) adalah pemberian izin tempat usaha kepada perusahaan atau badan di likasi tertentu yang dapat menimbulkan bahaya, gangguan, atau kerusakan lingkunagan. Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Gangguan (HO/Hinder Ordonantie) harus diperpanjang atau dadaftar setiap lima tahun sekali.

Langkah-langkah buntuk mendapatkan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Gangguan (HO), yaitu sebagai berikut.

a. Membuat surat izin tetangga

b. Membuat surat keterangan domisili perusahaan

Dokumen yang diperlukan untuk membuat Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Gangguan (HO), antara lain :

1. Fotocopy KTP permohonan

2. Foto permohonan ukuran 3 x 4 cm sebanyak 2 buah

3. Formulir isian lengkap dan sudah ditandatangani

4. Fotocopy pelunasan PBB tahun berjalan

5. Fotocopy IMB (Izin Mendirikan Bangunan)

6. Fotocopy sertifikat tanah atau akta tanah

7. Denah lokasi tempat usaha

8. Surat pernyataan tidak keberatan dari tetangga (Izin Tetangga) yang diketahui RT/RW

9. Izin sewa atau kontrak

10. Surat keterangan domisili perusahaan

11. Fotocopy akta pendirian perusahaan dari notaris

12. Berita acara pemeriksaan lapangan

  1. Membuat Nomor Rekening Perusahaan

Sebelum membuat akta pendirian perusahaan, notaris akan menanyakan berapa presentase saham masing-masing pemilik. Oleh sebab itu harus melakukan hal berikut ini.

    1. Membuat nomor rekening atas nama perusahaan
    2. Melakukan setoran modal
    3. Menyerahkan bukti setoran
  1. Membuat Nama Logo dan Merek Perusahaan

Anda harus merancang dan mendesign identitas dari usaha terlebih dahulu, yang meliputi :

    1. Nama perusahaan
    2. Logo perusahaan
    3. Alamat perusahaan
    4. Kartu nama dan tag line (slogan)
    5. Kop surat dan dokumen-dokumen lainnya
    6. Stempel perusahaan
    7. Maksud dan tujuan usaha
    8. Jumlah usaha
    9. Susunan direksi dan komisaris (khusus untuk PT)
  1. Membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Sudah menjadi ketetapam pemerintah bahwa setiap wajib pajak baik individu maupun pemilik perusahaan harus mempunyai Nomor Induk Wajib Pajak (NPWP). Apabila omset penjualan mulai berkembang dan terus meningkat dalam jumlah tertentu diwajibkan mendaftarkan perusahaan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) dan akan diberikan Nomor Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (NPPKP). Wajib pajak yang tidak mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak akan dikenakan sanksi pidana sesuai pasal 39 Undang-Undang No. 16 Tahun 2000 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang No.6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajaknnya.

  1. Membuat Akta Pendirian Perusahaan

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam akta pendirian perusahaan yang dibuat dihadapan notaries. Hal ini bertujuan untuk :

  1. Menghindari terjadinya perselisihan
  2. Memberikan penjelasan status kepemilikan perusahaan
  3. Mencantumkan nilai saham (Presentase kepemilikan)
  4. Mengetahui besarnya modal

Surat perizinan yang hanya ditandatangani diatas materai oleh RT/RW dianggap kuarang sah dihadapan hukum.

Untuk membuat akta pendirian perusahaan diperlukan dokumen-dokumen berikut :

  1. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) para pendiri
  2. Fotocopy Kartu Keluaraga (KK)
  3. Fotocopy NPWP penanggung jawab
  4. Foto penenggumng jawab pwerusahaan ukuran 3 x 4
  5. Fotocopy lunas PBB tahun terakhir
  6. Fotocopy surat kontrakan/ sewa kantor
  7. Surat ketarangan domisili dari pengelola gadung
  8. Surat keterangan domisili dari RT/RW
  9. Foto kantor tampak depan, tampak dalam (ruangan berisi meja, kursi, dan komputer)

Setalah mendapatkan akta pendirian perusahaan, harus mendaftarkan dan mengesahkan perusahaan ke kementrian terkait, yaitu :

  1. Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
  2. Kementrian tenaga Kerja
  3. Kementrian Perindustrian dan Kementrian Perdagangan
  4. Kementrian Pekerjaan Umum
  1. Membuat Surat Izin Usaha Perdgangan (SIUP)

Berdasarkan peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007 tantang penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) adalah surat izin untuk dapat melakukan kegiatan usaha perdagangan yang dikeluarakan instansi Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai dengan tempat/domisili perusahaan. SIUP dapat di berikan kepada para wirausaha baik perseorangan, CV, Pt, BUMN, firma, ataupun koperasi.

    1. Pengklasifikasian SIUP

SIUP dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

1) SIUP Kecil

2) SIUP Menengah

3) SIUP Besar

    1. Proseder permohonan SIUP

1) Permohonan SIUP menengah dan SIUP kecil

2) Permohonan SIUP besar

    1. Dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

Perusahaan baik PT, CV, koperasai maupun perseorangan harus membawa dokumen yang lengkap beserta copynya untuk pengurusan SIUP ke Dinas Perindustriandan Perdagangan kota/ kabupaten. Dokumen yang diperlukan antara lain :

1. Fotocopy akta notaris pendirian perusahaan

2. Fotocopy SK Pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

3. Fotocopy NPWP

4. Fotocopy KTP pemilik

5. Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha (SITU)

6. Fotocopy KK

7. Fotocopy surat keterangan domisili perusahaan

8. Fotocopy surat kontrak/ sewa

9. Foto direktur utama/ pimpinan perusahaan ukuran 3 x 4

10. Neraca perusahaan

  1. Membuat Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Tanda Daftar Perusahaan (TDP) adalah daftar catatatan resmi sebagai bukti bahwa perusahaan/ badan usaha talah melakukan wajib daftar perusahaan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tantang wajib daftar. Berdasarkan pasal 38 KUHD (Kitab Undang-Undang Hukum Dagang), akta pendirian perusahaan yang memuat anggaran dasar yang sudah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Munusia Republik Indonesia, harus didaftarkan di Panitera Pengadilan Negara sesuai domisili perusahaan, kemudian diumumkan melalui Berita Negara.

    1. Hal-hal yang perlu di daftarkan

1) Akta pendirian perusahaan

2) Akta perubahan anggaran dasar dan laporan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

3) Akta perubahan anggaran dasar dan surat persetujuan Mentri Hukum dan hak Asasi Manusia Republik Indinesia.

    1. Prosedur permohonan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

1) PERHONAN Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang berupa PT dan yayasan harus mendapatkn pengesahaan dan persetujuan akta pendirian perusahaan dari Menteri Hukum dan hak Asai Manusia terlebih dahulu.

2) Perusahaan mengambil formulir permihonan permohonan TDP

3) Perusahaan membayar biaya administrasi pendaftaran TDP sesuai dangan Surat Keputusan Menteri Perdagangan No.286/Kep/II/85.

4) Petugas kantor pendaftaran perusahaan

    1. Dokumen-dokmen yang diperlukan untuk pengurusan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Dokumen yang diperlukan untuk pengurusan Tanda Daftar Perusahaan (TDP), antara lain :

1) Untuk Perseroan Terbatas (PT), Persekutuan Komanditer (CV)/ Firma (Fa) dan Koperasi adalah sebagai berikut.

  1. Formulir Isian
  2. Fotocopy Akta Pendirian Perusahaan
  3. Fotocopy Pengesahaan Akta
  4. Asli dan Fotocopy Pengesahaan Akta Pendirian
  5. Fotocopy Surat Keterangan Domisili Perusahaan
  6. Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha
  7. Nomor Pokok Wajib Pajak
  8. Fotocopy SIUP
  9. Fotocopy KTP
  10. Fotocopy akta Pendirian dan Pengesahan
  11. Fotocopy KTP penanggung jawab koperasi
  12. Bukti setor biaya administrasi
  13. Fotocopy paspor jika pemilik WNA

2) Perusahaan Perorangan (PO)

  1. Formulr Isian
  2. Fotocopy Surat Keterangan Domisili Perusahaan
  3. Fotocopy SIUP
  4. Fotocopy KTP penanggung jawab
  5. Fotocopy NPWP
  6. Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha (SIUP)
  1. Membuat AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkunagan)

Analisis Mengenai Dampak lingkunagan (AMDAL) adalah hasil kajian mengenai dampk besra dan penting dari suatu kegiatan usaha yang direncanakan terhadap lingkungan hidup yang digunakan untuk proses pengambilan keputusan mengenai penyelenggaraan kegiatan usaha di idonesia.

    1. Fungsi AMDAL

AMDAL digunakan untuk :

1) memberikan masukan erhadp penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.

2) Memberikan informasi kepada masyarakat

3) Bahan informasi bagi perencanaan pembangunan wilayah.

4) Membantu proses pengambilan kerutusan

5) Memberikan masukan terhadap penyusunandesain

    1. Dasar Hukum AMDAl

Beberapa peraturan yang menjadi dasar hukum AMDAL adalah :

1) Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 1999 tentang AMDAL

2) Undang-Undang No. 4 Tahun 1982 mengenai Ketentuan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

3) Peraturan Pemerintah No. 20 Tahun 1990 mengenai Pengendalian Pencemaran Air.

4) Peraturan Pemerintah No. 51 Tahun 1993 tentang AMDAL.

5) Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 mengenai Konversi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

6) Surat Menteri Negara Lingkungan Hidup No. B. 2335/MENLH/12/93, No. B. 2347/MENLH/12/93 mengenai kreteria usaha wajib AMDAL.

7) Undang-Undang No. 4 Tahun 1992 mengenai tata ruang.

    1. Pedoman Pelaksnaan AMDAL

1) Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 08 Tahun 006 mengenai penyusunan AMDAL harus menggunakan pedoman Penyusunan AMDAL.

2) Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 11 Tahun 2006 tentang datar kegiatan wajib AMDAL.

3) Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 86 Thahun 2002

4) Kewenangan Penilaian didasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup no. 40 Tahun 2000 tantang pedoman tata kerja komisi penilaian AMDAL.

    1. Dokumen Yang Diperlukan Dalam Pengurusan AMDAL

Dalam pengurusan AMDAL, dokumen yang diperlukan adalah fotocopy NPWP, TDP, KTP, SITU, dan denah lokasi perusahaan yang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

2 PENENTUAN PERMODALAN USAHA

Ketika membangun sebuah badan usaha selain membutuhkan aspek legalitas dan perizinan usaha, juga membutuhkan sejumlah modal untuk memuai kegiatan usaha. Untuk dapat mencapai tujuan usaha, salah satunya perlu membuat perencanaan keuangan secara matang, yaitu mengenai permodalan dan investasi. Modal dibagi menjadi 2, yaitu modal aktif dan modal pasif. Modal aktof adalah berupa tanah, gedung mesin”, perkakas, bahan baku, bahan penunjang prodiksi, dan modal uang (kas, wesel tagih, dan piutang). Modal pasif berupa saham- saham tau hak-hak para pemilik dan pemberi utang yang ditanyakan dalam uang.

  1. 1. Permodalan Koperasi

Untuk menjalankan kegiatan usahanya, koperasi membutuhkan modal usaha yang bersumber dari modal sendiri dan modal pinjaman. Berdasarkan Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, modal koprasi terdiri dari :

  1. a. Modal Sendiri

Modal sendiri adalah sumber modal koperasi yang dapat diperoleh dari :

1) Simpanan pokok, yaitu sejumlah uang yang wajib da bayarkan oleh anggota kepada koperasi ketika masuk manjadi anggota.

2) Simpanan wajib adalah jumlah simpanan tertentu yang tidak sama yang wajib dabayar oleh anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu.

3) Dana cadangan, yaitu sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan sisa hsil usaha, yang berfungsi untuk pemupukan modal sendiri, pembagiana dana kepada anggota yang keluar dar keanggotaan koperasi, dan untuk menutup biaya apabila koperasi mangalami kerugian.

4) Hibah, yaitu sejumlah uang atau barang modal ayang dapat dinilai dengan uang yang diterima dari pihak lain yang brsifat hibah/ pemberian dan tidak mengikat.

  1. b. Modal Pinjaman

Modal pinjaman adalah sumber modal koperasi yang berasal dari :

1) Anggota dan calon anggota koperasi.

2) Koperasi lainnya atau anggota koperasi lain yang didasari perjanjian kerjaam antarkoperasi.

3) Bank dan lembaga keuangan non-bank yang dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

4) Penerbitan obligsidan surat hutang.

5) Sumber-sumber lain yang sah.

  1. 2. Permodalan Perseroan Terbatas (PT) dan Persekutuan Komanditer (V)

Ada 2 sumber permodalan bagi Perseroan Terbatas (PT) dan Persekutuan Komanditer (CV) untuka menjalankan kegiatan usahanya, yaitu dana intern dan ekstrn.

  1. a. Sumber Dana Intern

Sumber dana intern adalah sumber dana yang diperoleh dari dalam perusahaan, yaitu :

1) laba ditahan, yaitu dana yang diperoleh dari isa aba yang tidak daamil oleh pemilik perusahaan.

2) Tabungan pribadi pemilik perusahaan.

  1. b. Sumber Dana Ekstern

Sumber dana eksetern adalah sumber dana yang di peroleh dari luar perusahaan, antara lain dari bank, lembaga keuangan, non-bank, dan modal vebtura.

1) Bank

saat ini pemerintah melalui bank, sebagai lembaga kecil dalam memperoleh modal usaha dengan cara memberikan faslitas kredit. Kredit modal usaha yang disediakn tersebut, antara lain Kredit Investasi Kecl (KIK) dan Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP).

a) Ktedit Investasi Kecil (KIK)

Kredit Investasi Kecil (KIK) adalah kredit yang diberikan oleh bank untuk penambahan modal dalam rangka rehabilitasi usaha, perluasan usaha, atau membangun usaha baru. Syarat yang harus di peuhi untuk mndapatkan kredit ini adalah :

  1. Memiliki izin resmi, yaitu SITU, SIUP, NPWP, dan TDP
  2. Usaha telah berjalan minimal 2 tahun
  3. Membuat proposal pengajuan kredit
  4. Berbentuk badan usaha
  5. Memiliki agunan atau jaminan

b ) Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP)

Kredit Modal Kerja Permanen adalah kredit produksi atau eksploitasi yang digunakan untuk menutup biaya produksi perusahaan, seperti biaya pembelian bahan baku, pembelian bahan penunjang, biaya iklan dan promosi, biaya pengemasan priduk, biaya distibusi, atau pembayaran gaji karyawan. KMKP merupakan kredit jangka pendek (umumnya satu tahun).

Untuk mendapatkan Kredit Investasi Kecil (KIK) dan Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP) ini, Andaperlu datang ke kantor cabang bank terdekat dan mengisi formulir yang telah disediakan seta membawa persyaratan dokumen yang di perlukan, beserta fotokopinya. Dokumen yang diperlukan, antara lain :

  • isian lengkap dan ditandatangani;
    • Formulir Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon (suami-isteri)
    • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
    • Fotokopi Izin Tempat Usaha (SITU)
    • Fotokopi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
    • Fotokopi Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
    • Foto ukuran 4 * 6 cm sebanyak 2 lembar (suami-isteri);
      • Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah milik atau bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) sebagai agunan apabila diperlukan;
      • Fotokopi Kartu Keluarga (KK);
      • Neraca perusahaan dan perincian laba/rugi.

Setelah Anda megisi formulir dan menyerahkan dokumen lengkap, anda tinggal menunggu permohonan pinjaman anda disetujui oleh bank, Bank kemudian akan melakukan proses kredit selanjutnya, antara lain sebagai berikut :

  • Meneliti

Bank kemudian meneliti kelengkapan dokumen, apakah pemohon memenuhi persyaratan atau tidak, apakah sector usahanya yang akan diberikan kredit bagus dan dapat dubiayai oleh bank, apakah pemohon dapat dipercaya, dan apakah pemohon pernah bermasalah dalam kredit macet.

  • Survei Ke Tempat Usaha

Bank akan meninjau langsung ketempat usaha anda dan melihat keguatan usaha Anda.

  • Interview/Wawancara

Bank akan melakukan wawancara terhadap pemohon kredit, Biasanya yang ditanyakan ketika wawancarai adalah tentang tujuan penggunaan kredit dan rencana pengambilan kredit.

  • Analisis Permohinan Kredit

Setelah tiga tahap diatas dilalui, terakhir bank akan melakukan penilian terhadap kredibilitaspemohon kredit, Penilaian tersebut meliputi kemampuan pemohon kredit melunasi kredit dan bunganya, modal dan kekayaan perusahan apakah sudaj cukup menjalakan usaha, karakter pemohon apakah jujur dan sungguh-sungguh, jaminan/agunan (yang dapat berupa tanah, gedung, atau kendaraan), kondisi perusahaan apakah berkembang bila diberi kredit bank .

.3 PENENTUAN TEMPAT USAHA

Pada saat anda membuka usaha, salah satu factor yang paling penting adalah lokasi usaha. Tempat usaha yang tepat dan strategis akan menentukan kesuksesan usaha anda, dengan demikian seorabg wirausaha haris mampu memilih tempat yang mampu memberikan prifit (keuntungan) terhadapat usahanya.

  1. 1. Lokasi pertokoaan

Ada beberapa pertimbangan dalam memilih lokasi pertokoan yaitu, sebagai berikut :

  1. Tingkat kepadatan penduduk
  2. Tingkat pendapatan masyarakat calon konsumen
  3. Banyaknya usaha lain ditempat tersebut
  4. Pertimbangan ekonomis
  5. Traffic (lalu lintas)
  6. Tingkat persaingan
  7. Keamanan dan akses parkir
  1. 2. Lokasi Perusahaan

Ada dua hal yang berhubungan dengan penentuan lokasi perusahaan. Pertama, lokasi lokasi perkantoran yang disebur dengan tempat kedudukan . Kedua, lokasi perusahaan yang disebut dengan kediaman.

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika menentukan tempat usaha kedudukan dan tempat kediaman, antara lain yaitu :

  1. Badan usaha yang memiliki beberapa perusahaan harus memilih tempat yang berlainan untuk masing-masing perusahaan tersebut.
  2. Pemilihan tempat kediaman perusahaan seringkali tergantung pada rentabilitas yang diharapkan .
  1. 3. Lokasi pabrik

Hal-hal yang mempengaruhi penentuan lokasi pabrik, antara lain :

  1. Kedekatan Dengan Sumber Bahan Produksi
  2. Kedekatan Denag Konsumen
  3. Ketersediaan/Kemudahan Untuk Mendapatkan Tenaga Kerja
  4. Kemudahan Fasilitas Pengangkutan Dan Transportasi
  5. Sikap Masyarakat Sekitar Serta Peraturan Pemerintah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s