HIV

Standar

1. PENULARAN VIRUS DNA &RNA

Virus menempel pada dinding sel pada sebuah sel organisme, lalu membuat lubang, dan memasukkan DNA / RNA nya ke dalam sel itu melalui lubang yang dibuatnya.
Lalu, di dalam sel itu, DNA / RNA virus tadi melakukan perombakan terhadap DNA sel tersebut.
hasil perombakan dna sel tadi digunakan untuk membentuk virus2 baru.
Untuk mencegahnya, pada manusia usahan kondisi tubuh selalu dalam keadaan fit, dipercaya tidak mudah terserang penyakit yang disebabkan oleh virus

2.GEJALA PENYAKIT HIV YANG DISEBABKAN OLEH VIRUS
Penyakit HIV bukan penyakit yang langsung menimbulkan reaksi sakit pada seseorang. Akan tetapi penyakit ini akan terasa jika sudah lama menderita akan tetapi tidak segera ditangani. Ada masa-masa yang akan dijalani dalam tahapan penyakit tersebut.
– Masa 3 bulan pertama
Pada masa sehabis tertular penyakit tersebut tidak terlihat gejala akan tanda-tanda terkenanya penyakit HIV. Pada awalnya sulit diketahui karena seringkali mirip penyakit ringan sehari-hari seperti flu dan diare sehingga penderita tampak sehat. Karena pada tubuh belum membentuk antibodi/virus secara sempurna,sehingga tes darah tidak memperlihatkan bahwa orang tersebut telah tertular HIV. Kadang-kadang dalam 6 minggu pertama setelah kontak penularan timbul gejala tidak berupa demam,rasa letih,sakit sendi,sakit menelan dan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah telinga,ketiak dan selangkangan.

3. MACAM MACAM VIRUS PENYEBAB PENYAKIT MANUSIA

Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri

Berikut Virus yang menyebabkan Kita sakit Gan :

1.HIV (Human Immunodeficiency Virus)
Termasuk salah satu retrovirus yang secara khusus menyerang sel darah putih (sel T). Retrovirus adalah virus ARN hewan yang mempunyai tahap ADN. Virus tersebut mempunyai suatu enzim, yaitu enzim transkriptase balik yang mengubah rantai tunggal ARN (sebagai cetakan) menjadi rantai ganda kopian ADN (cADN). Selanjutnya, cADN bergabung dengan ADN inang mengikuti replikasi ADN inang. Pada saat ADN inang mengalami replikasi, secara langsung ADN virus ikut mengalami replikasi.

2.Virus herpes
Virus herpes merupakan virus ADN dengan rantai ganda yang kemudian disalin menjadi mARN. Virus ini biasanya menyerang alat kelamin dan Bagian kulit lainnya Gan Gan.

3.Virus infuenza
Siklus replikasi virus influenza hampir same dengan siklus replikasi virus herpes. Hanya saja, pada virus influenza materi genetiknya berupa rantai tunggal ARN yang kemudian mengalami replikasi menjadi mARN.
Virus ini yang membuat kita sakit Flu Gan, dan saya sedang terkena Virus ini sekarang.hammer

4.Paramyxovirus
Paramyxovirus adalah semacam virus ARN yang selanjutnya mengalami replikasi menjadi mARN. Paramyxovirus merupakan penyebab penyakit campak dan gondong.
CARA PENYEMBUHAN
4.CARA PENCEGAHAN
Karena biasanya memanipulasi mekanisme sel induknya untuk bereproduksi, virus sangat sulit untuk dibunuh.Metode pengobatan sejauh ini yang dianggap paling efektif adalah vaksinasi, untuk merangsang kekebalan alami tubuh terhadap proses infeksi, dan obat-obatan yang mengatasi gejala akibat infeksi virus.
Penyembuhan penyakit akibat infeksi virus biasanya disalah-antisipasikan dengan penggunaan antibiotik, yang sama sekali tidak mempunyai pengaruh terhadap kehidupan virus.Efek samping penggunaan antibiotik adalah resistansi bakteri terhadap antibiotik. Karena itulah diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah suatu penyakit disebabkan oleh bakteri atau virus.

5.VIRUS PADA TANAMAN
Virus adalah partikel infeksi submicroscopic (virion) terdiri dari mantel protein dan inti asam nukleat. Mereka membawa informasi genetik yang dikodekan dalam asam nukleat mereka, yang dicirikan dengan dua atau lebih protein. Translasi genom (untuk memproduksi protein) atau transkripsi dan replikasi (untuk menghasilkan asam nukleat) berlangsung di dalam sel inang dan menggunakan beberapa dari “mesin” biokimia inangnya. Virus tidak menangkap atau menyimpan energi bebas dan tidak dapat aktif tanpa inangnya. Karena itu virus merupakan parasit (dan biasanya patogen) tetapi biasanya tidak dianggap sebagai mikroorganisme asli.
Kebanyakan virus terbatas untuk jenis inang tertentu. Beberapa menginfeksi bakteri, dan dikenal sebagai bakteriofag, sedangkan yang lain diketahui menginfeksi ganggang, protozoa, jamur (mycoviruses), invertebrata, vertebrata atau tumbuhan vaskular. Namun, beberapa virus yang menular antar tanaman inang melalui serangga (vektor) dan dapat mereplikasi dalam kedua inang dan vektornya.
Virus menyebabkan banyak penyakit pada tanaman dan bertanggung jawab atas kerugian besar dalam produksi tanaman dan kualitas di semua bagian dunia. Tanaman yang terinfeksi dapat menunjukkan berbagai gejala tergantung pada penyakitnya, tetapi sering ada daun menguning (baik dari keseluruhan daun atau dalam pola garis-garis atau bercak), distorsi daun (misalnya daun keriting) dan / atau distorsi pertumbuhan lainnya (misalnya pengerdilan seluruh tanaman, kelainan pada pembentukan bunga atau buah). Infeksi tidak selalu menimbulkan gejala yang terlihat (seperti yang ditunjukkan oleh Carnation laten virus).

6.VIRUS PADA HEWAN
Jenis virus yang menyebabkan penyakit pada hewan, antara lain:
1. Polyoma, penyebab tumor pada hewan.
2. Adenovirus, penyebab tumor pada hewan tertentu.
3. Rhabdovirus, Penyebab rabies.
4. Retrovirus, contohnya HIV.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s